Posts Tagged ‘ Doa ’

Susah Lihat Orang Senang, Senang Lihat Orang Susah (Sebuah Fenomena)

Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu berkata, Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian saling dengki, jangan saling menipu, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan jangan kalian membeli suatu barang yang (akan) dibeli orang. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, tidak layak untuk saling menzhalimi, berbohong kepadanya dan acuh kepadanya. Taqwa itu ada disini (beliau sambil menunjuk dadanya 3 kali). Cukuplah seseorang dikatakan jahat jika ia menghina saudaranya sesama muslim. Haram bagi seorang muslim dari muslim yang lainnya, darahnya, hartanya, dan harga dirinya” (HR. Muslim).

Motor gw memang jelek. Hampir setahun, Honda Grand Legenda2 ini menemani gw –ke kantor dan tempat-tempat lainnya. Sudut-sudut kota kecil ini pun mulai akrab dengan suara sember-nya. Walau pernah gw bikin jatuh, bebek butut ini masih enak dibawa ngacir –dan buat ngebonceng cewe juga ga malu-maluin banget 😆 . Bisa dibilang keberadaan motor ini vital buat gw.

Tapi siapa sih yang tega berbuat ini. Gw kaget banget 😯 . Baru kembali dari kampung halaman, kemudian harus menghadapi kenyataan bahwa motor gw porak poranda 😐 . Awalnya sih sempat positive thinking: mungkin ini kerjaan maling. Maling besin. Lihatlah, tangki bensin kosong melompong. Tapi tataplah lebih dalam, motor gw kacau balau. Ban, dua-duanya kempes. Spion hilang. Plat motor raib (terlihat tanda-tanda kekerasan). Saluran bensinnya dicopot. Dan businya dibungkus plastik. 😥 Baca lebih lanjut

Dan Bukan Doa Yang Mengancam

Hari itu aku dan beberapa orang sahabat berkumpul di rumah salah seorang sahabat kami. Sesuai rencana, kami akan berbuka puasa bersama. Dua kali sudah aku ke rumah sahabat ini, dan masih saja aku terkagum-kagum memandangi rumahnya yg besar, megah, dan begitu nyaman. Tak lama setelah kami semua datang, adzan Maghrib pun menyambut.

Setelah membatalkan diri dengan air putih, kurma dan cake yang lezat rasanya. Kami bersiap untuk sholat Maghrib berjamaah. Kami pun mengambil wudhu satu demi satu. Waktu itu aku janggung, Sebab kami seperti menebak-nebak siapa yang akan ditunjuk menjadi Imam. Diluar dugaan, sang tuan rumah langsung maju ke depan dan bersiap memimpin sholat. Hmm… sungguh orang kaya macam inilah yang dibutuhkan dunia. Tawadhu, ramah, sekaligus taat beribadah.

Assalamu alaikum wa rahmatullah…….” sholat pun ditutup. Baca lebih lanjut