Hikayat Bulan dan Khairan


bubuybulan

di langit malam: Bulan
memancarkan cintanya kepada Khairan
Khairan tidak perduli
di kamarnya yang sunyi
Khairan menulis puisi
lewat celah jendela
Bulan mengintip Khairan
Khairan tidak perduli
Di kamarnya yang sunyi
Khairan menulis puisi

Di langit bulan gelisah
Khairan tidak perduli
Di langit Bulan sepi
Khairan tidak perduli
Di langit bulan Rindu
Khairan tidak perduli

maka Bulan turun ke bumi
Khairan tidak perduli
Bulan melangkah mendekat
Khairan tidak perduli
Bulan memanjat dinding
Khairan tidak peruli
Bulan mengetuk jendela
Khairan tetap saja menulis puisi

pelan-pelan Bulan menguak jendela
Khairan tidak perduli
Bulan nekad memasuki kamarnya
Khairan tidak perduli
Bulan menggamit bahunya
Khairan tidak perduli
Bulan mengelus lehernya
Khairan tidak perduli
Bulan membelai pipinya
Khairan tidak perduli
Bulan mencium dahinya
Khairan tidak perduli
Bulan mengecup bibirnya
Khairan tidak bisa lagi tidak perduli
Bulan rebah di pangkuannya
Khairan tidak lagi menulis puisi
Bulan memegang tangannya
Khairan membiarkan
Bulan menuntunnya ke ranjang
Khairan tidak keberatan
Bulan buka kutang
Khairan mulai gemeteran
Bulan buka paha
Khairan segera jadi singa

syahdan
ketika Bulan dan Khairan
tuntas di puncak malam
sebuah puisi tiba di ujung baitnya

Bulan pun kembali ke langit malam
memancarkan cintanya ke mana-mana

Husni Djamaluddin

Ujung Pandang, Januari 1976

Iklan
  1. halo salam kenal…

    singgah di sini langsung disuguhi puisi…
    wah…kagum deh sama blognya…

    kpn2 maen k blog aku jg ya…

  2. boleh tak sambung kang?

    bulan merayu
    khairan yang teralu malu
    mengaku
    ingin bercumbu

    bulan merayu
    khairan yang sok lugu
    memaknai ambigu
    ritual bercumbu

    khairan tak lagi ragu
    ketika bulan mulai mencumbu
    khairan turut meenunggu
    bulan selesai mencumbu

    biarkan bulan senang dulu
    dengan ritual mencumbu
    mudahkan khairan rangkai puisi terdahulu
    perihal ritual bercumbu

    salam knal danhangat
    -joni-

  3. hmmm
    sajak yg indah
    🙂

    • Munir
    • November 25th, 2014

    luar biasa

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: